17 Agustus lalu aku berkesempatan bergabung jadi pengibar bendera pusaka. Meskipun mengibarkannya gak di istana presiden, tapi di taman kota Singaraja juga gak jelek-jelek banget. Menjadi seorang paskibra sebenarnya cita-citaku sejak kecil, entah karena melihat pakaiannya yang serba gagah dengan warna putih, atau karena potongan rambutnya yang unik, aku melihat paskibra itu sebagai sesuatu yang wah.
Sesuatu yang selalu membuat aku berpikir dua kali akan kesempatan yang bisa kuraih untuk mengibarkan bendera di istana negara semakin jauh aja. Kira-kira tahu alasannya kenapa? Itu semua masalah tinggi badan yang belu mencukupi. Tinggi badan yang diminta untuk paskibra putri adalah 165 cm atau lebih, sayangnya tinggi badanku hanya mencapai 162. Satu alasan lagi yang bikin aku belum bisa mencapai cita-cita mengibarkan bendera di istana negara adalah usia. Sungguh hal yang gak bisa dihindari, tahun depan aku menginjak umur 17, berarti naik ke kalas tiga SMA, itu berarti kesempatan itu memudar karena alasan UN.
Tapi buat siapa pun yang baca post ini, satu hal yang harus ada di benak kita semua. Sebuah keingingan sedikit kemungkinan akan terwujud ketika tidak ada bagian dari diri kita yang mau mewujudkannya. Simple memang, tapi semua itu sangant membutuhkan usaha dan keyakinan yang teguh pula. Jadi kesimpulannya adalah, jangan pernah menyerah untuk meraih mimpi sekecil apa pun! :)
Cerita kali ini kurasa cukup untuk memulai blog CeritaKu.com berjalan. Selamat menikmati cerita-cerita yang akan tersedia secara gratis di blog ini. Semangat Pemuda Indonesia!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar